pinggiran 2

KONTEKSTUALISASI SURAT AL-MA’UN
(Kendala Tradisi dan Pengembangan Makna untuk
Pelayanan dalam Islam)

Hamim Ilyas**

MODERNITAS yang intinya adalah perubahan, kebebasan dan rasionalitas, menuntut agama untuk merumuskan kembali perannya dalam masyarakat. Dahulu dalam masyrakat pra-modern yang berbasis kesukuan dan agama, agama memiliki peran sentral; sebagai sistem interpretasi sekaligus sistem sosial yang seringkali dilaksnakan dengan mengorbankan sekaligus sistem sosial yang [...]

perda syariat & perempuan

PERDA SYARIAT DAN PEMINGGIRAN PEREMPUAN

Siti Musdah Mulia
I. Pendahuluan
Gagasan awal otononomi daerah (otoda) adalah membangun demokrasi dengan ciri utama partisipasi seluruh masyarakat, termasuk di dalamnya perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat yang selama ini terabaikan. Otoda merupakan suatu bentuk kebijakan yang memberikan kewenangan kepada daerah dalam batas-batas tertentu agar leluasa mengatur wilayahnya menjadi lebih mandiri [...]

Kaum pinggiran

Mustadl’afin dan Kaum Proletar dalam Eltisme Pengikar Tuhan
Abdul Munir Mulkhan**

PENGINGKAR Tuhan bisa datang dari mereka yang beribadah demi popularitas, hidupnya elitis-kapitalistik, membiarkan sistem penyebab umat gagal memenuhi hajat hidup dasar. Muhammadiyah didirikan sebagai pembebas kaum proletar dari elitisme sistem kapitalistik ini. Ahmad Dahlan saat itu menyatakan: “Sebagaian besar pemimpin belum menaruh perhatian pada kebaikan dan [...]

jalan2

pluralisme

Problematika Qur`anik Pluralisme Agama

Oleh: Abd Moqsith Ghazali**

Pengantar
Sesungguhnya pluralisme telah menjadi kesadaran agama-agama sejak mula. Agama umumnya muncul dalam lingkungan pluralistik dan membentuk eksistensi diri dalam menanggapi pluralisme itu. Bahkan, dikatakan bahwa setiap agama justru lahir dari proses perjumpaan dengan kenyataan pluralitas. Tegasnya, ajaran agama yang ditegaskan dan diperkokoh dalam kodifikasi [...]

nasrudin

PERDA FIQHY VS KEBEBASAN BERAGAMA
M. Nasrudin *)

Beberapa tahun belakangan, kita diramaikan dengan beberapa daerah yang berlomba-lomba menerapkan peraturan berbasis agama, entah itu Islam, atau agama yang lain. Mereka begitu bersemangat memasukkan ajaran agama lewat legislasi peraturan di daerah.
Gerakan memasukkan ajaran agama ke negara sebetulnya bukan permasalahan baru. Sehari pasca-kemerdekaan, founding father [...]

fika

KEBEBASAN BERAGAMA DAN PLURALISME
Oleh: Fika Murdiana Rachman
 
Sejatinya hak yang paling privasi dan mendasardalam kehidupan manusia adalah agama. Bahkan setiap manusia mempunyai hak penuh untuk memilih dan menentukan agama yang “pas” baginya. Dalam hal ini Negara dengan ideologi negaranya (pancasila dan UUD ‘45) menjamin dan melindungi kebebasan setiap individu untuk memeluk agama kepercayaan yang [...]

wacana temen2 jarik

Kebebasan Beragama dan Kewajiban Berdakwah;
Studi atas Pluralisme Keagamaan di Indonesia
Oleh: Ainun Fuadah*
 
Abstraksi
Sebelum tahun 1965, orang Indonesia tidak mempunyai ketakutan terhadap agama. Setelah peristiwa Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan sebutan G 30 S/PKI, Orde Baru membuat peraturan bahwa masyarakat harus memilih untuk [...]

foto lahirnya jarik jogja

sekularisme?

SEKULERISME, PLURALISME & LIBERALISME:
HOW FAR CAN YOU GO?
Oleh: Sholahuddin*
 
Pendahuluan
            Masyarakat kita sekarang ini telah dilanda sebuah fenomena yang saya namai dengan gerakan formalisasi Syari’ah atau arabisasi di ruang publik. Masyarakat Islam Indonesia yang diidentikkan dengan masyarakat yang toleran, harmonis, mempunyai solidaritas yang tinggi dan tidak terlalu memerdulikan formalisme Syari’ah sedang diuji dengan datangnya serangan [...]